Gunung Cikuray

Seperti yang telah di rencanakan sebelumnya bahwa setelah berpetualang ke gunung Guntur tim Kukurusuk adventure akan berpetualang ke gunung Cikuray masih berada di kawasan kabupaten Garut dengan ketinggian 2881 mpdl,nah inilah sepenggal ceritanya.

Seperti biasa tim berangkat dari Karawang pada sore hari dengan kendaraan umum dan beristirahat di SPBU Tanjung yang esok harinya perjalanan di lanjut menuju jalur pendakian yaitu jalur Cilawu tepatnya desa Dayeuh manggung ,seperti biasa setiap weekend di SPBU ini banyak kendraan bak terbuka yang sengaja mengantar para pendaki ke ketujuanya,kami menggunakan jasa angkutan tersebut dengan biaya Rp 45000/orang,di antar sampai titik awal pendakian gunung Cikuray yaitu stasiun pemancar TV yang terletak di tengah perkebunan teh sekitar 30’,yang sebelumnya kami harus berhenti di pos perkebunan dan membayar biaya masuk perkebunan sebsar Rp 3000/orang ,setelah tiba di stasiun pemancar TV sekitar pkl 07:30, disini tedapat banyak warung,kamarmandi umum,mushola dan sumber air, anda bisa bawa persedian air untuk kepuncak dan pada saat turun,begitu masuk perkebunan teh kami harus mengisi buku tamu dan lagi – lagi harus mebayar biaya masuk kali ini seikhlasnya saja,petugas suadah menyediakan kotak retibusi.

DSC_0769 7 nDSC_0792

Dari sini perjalanan dilanjutkan menyusuri perkebunan teh dan treknya semakin menanjak dan licin karena pada hari sebelumnya hujan turun, setelah keluar dari kebun teh kami memasuki area perkebunan warga yang banyak menanam berbagai macam suyuran disini terdapat pos 1, anda bisa beristirahat sejenak sambil menikmati minuman dan cemilan sambil menikmati pemandangan perkebunan dan pemandangan puncak gunung cikuray yang akan kita tuju,setelah itu perjalanan lanjut kembali ,kami memasuki kawasan hutan dan treknya semakin curam,licin banyak akar – akar pohon menjulur kejalan sehingga cukup menyulitkan langkah kami .

DSC_0579

Setelah menempuh waktu sekitar 30’ kami sampai di pos 2 disini terdapat area datar sekitar 10m² cukup untuk beristirahat dan disini juga terdapat sumber mata air yang keluar dari bocoran pipa air yang jalurnya tidak tahu dari mana dan kemana,setelah beristirahat beberapa menit perjalana kami lanjutkan kembali medan yang kami lewati semakin curam saja dan kondisi hutan semakin lebat ,kami menggelantung ke akar – akar pohon kayu dan perjalan sedikit terhambat karena ada pendaki lain turun sehingga kami harus bergantian melewati itu jalan,setelah berjalan selama 40’ kami tiba di pos 3,areanya lumayan cukup untuk 3 tenda tapi tanhnya agak miring,seperti biasa istirahat dulu sejenak ,selanjutnya perjalanan lanjut kembali singkat cerita jalur yang kami lalui persis seperti itu terus menanjak tampa adanya bonus trek datar sampai di pos 7,di ,mana pos 7 ini adalah pos yang terdekat kepuncak sekitar 300m lagi.

DSC_0589Sekitar pkl 15:30 kami tiba di puncak dan bergegas mencari tempat untuk membuat tenda karena areanya tidak luas kira – kira hanya muat untuk 20 tenda yang kasitas 3-4 orang,bagi mereka yang tidak membawa tenda di sini terdapat bangunan dengan luas 3 m x 3 m dengan atap coran semen mereka bisa menginap disini dan banyak para pendaki menaiki atap bangunanan ini untuk melihat pemandangan di area yaang lebih tinggi,pada sore itu hari sangat cerah sekali kami dapat melihat puncak gunung Guntur dan Papandayan serta pesisir pantai selatan gunung ini tidak memiliki kawah karena bukan gunung berapi.

Setelah mendirikan tenda kami memasak makanan dan minuman hangat dan kemudian menikmati sunset ,kami seolah – olah berdiri di atas awan yang berwana jingga terkena sinar matahari, hilang semua rasa lelah dan letih selama perjalan menuju puncak dengan menyaksikan seluruh pemandangan yanga ada,sekirar pkl 18:10 matahari mulai tenggelam di gantikan dengan kerlipan bintang – bintang dan cahaya bulan di langit menambah indahnya malam itu,api unggun dan nyayian yang mengahangatkan suasana,menjadikan malam ini adalah malam yang paling istimewa yang takan pernah kami lupakan.

merah putih bendera hh camp

Esok harinya sekitar pkl 05:00 hujan rintik – rintik turun dan kabut menyelimuti kami sehingga kami tidak bisa menyaksikan sunrise,hujan berhenti sekitar pkl 06:20 ,dan setelah sarapan kami bersiap untuk melakukan perjalan turun dengan jalur yang sama,pada saat turun resiko terpeleset sangat besar sekali selain trek yang sungguh curam di tambah menjadi becek dan licin setelah di guyur hujan tadi pagi bagi mereka yang kurang hati – hati,sekitar pkl 11:30 kami sampai di stasiun pemacar TV,alhamdullilaah semua kru selamat,setelah kami bersih –bersih kami kembali ke Karawang dengan persaan yang waaa….hh.

Demikianlah sekilas cerita perjalanan kami ketika mendaki gunung tertinggi di Garut itu,semoga dapat menjadi referensi bagi anda yang akan naik ke Cikuray,tidak lupa juga buat sobat hiker yang ingin memposting cerita naik gunung,atau apapun yang bertemakan dengan alam di website kami silahkan kirim via email ke

Yayansuhendar16@gmail.com

 

 

Narator : Yayan suhendar

Photo   : Agus sastra

Peserta : Kukurusuk adventure team :

  1. Opah Budi / Karawang theater
  2. Ebenk / Telagasari
  3. Yayan suhendar / PT BMJ
  4. Agus sastra / PT BMJ
  5. Wayan / PT BMJ
  6. Mairan / PT BMJ
  7. Adi Fauzi / PT BMJ
  8. Lukman m / PT BMJ

 

 

 

Advertisements

About Kang Yayan

My Home Is where the Tent is
This entry was posted in Hiking. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s